Selamat Mahasiswa Fisika Juara Kompetisi Nasional Indonesia Energy Innovation Challenge 2017

Tiga mahasiswa Departemen Fisika yang mewakili Universitas Diponegro dalam kompetisi nasional Indonesia Energy Innovation Challenge 2017 “Great Innovation for Indonesia Future” berhasil mengungguli 60 tim lainnya dan keluar sebagai juara pertama dalam ajang tersebut. Mereka adalah Ilham Alkian (angkatan 2014), Arif Hartato (angkatan 2014), dan Ledi Anggara (angkatan 2014). Pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Himpunann Mahasiswa Mesin Universitas Hasanuddin ini, tim yang menyebut diri mereka sebagai tim Marvilius ini mengangkat permasalahan terhambatnya perkembangan sel surya sebagai sumber energy baru terbarukan (SEBT) di Indonesia. Salah satu penyebab mengapa hal ini terjadi yaitu karena efisiensi sel surya kurang mengimbangi biaya investasi yang harus dikeluarkan sehingga menyebabkan harga energy listrik per kwh yang dihasilkan oleh sel surya masing sangat mahal jika dibandingkan dengan harga listrik per kwh yang dihasilkan oleh SEBT seperti PLTA ataupun PLTG. Dari permasalahan ini di bawah bimbingan Bapak Zaenal Arifin, M.Si, S.Si, Tim Marvilius mengusung suatu inovasi untuk mengoptimalkan efisiensi sel surya guna menekan harga listrik per kwh yang dihasilkan dengan memanfaatkan Solar Tracking System.

Pada kegiatan yang diselenggarakan tanggal 4-6 Mei 2017 ini, setiap tim harus melewati beberapa tahap seleksi, diantaranya seleksi administrasi, seleksi Laporan Penelitian, dan diakhiri dengan Presentasi 15 Finalis yang diselenggarakan di Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin pada 4-6 Mei 2017  lalu. Juara kedua dan ketiga kompetisi ini masing-masing dipegang oleh tim delegasi Universitas Teknologi Surabaya dan Universitas Sebelas Maret, dengan Presentasi Terbaik dinobatkan kepada tim delegasi  Universitas Sebelas Maret.

Sumber : fisika.undip.ac.id